Selamat Datang Di Blog Berani Mencoba

Sebuah Keinginan untuk Berbagi Cerita Dari Kesamaan Visi untuk Berani Mencoba Sesuatu untuk Sebuah Kebaikan

Minggu, 15 April 2012

Trip 11. Birah-Birah 6-8 April 2012


Trip 11. Birah-Birah 6-8 April 2012

Pada saat kami pulang dari Trip Rig Serang pada trip kami yang kesepuluh tanpa sengaja kami menyandar bersama dengan 2 kapal pancinger yang baru datang dari Pulau Miyang, dan Pulau Birah-Birah, yang membawa hasil ikan pelagis dan dasaran yang kelas 10 kg Up, maka kamipun sepakat utntuk membuat Trip ke Pulau Birah-Birah, tepat pada saat Libur 3 tanggal 6-8 april maka kami KPI Fishing Club ahirnya berangkat Trip Ke Pulau Birah-Birah bersama Kapal dari Tanjung Limau, Kapal Haji Ismail yang menyampaikan bahwa perjalanan akan ditempuh 5-6 Jam.

Animo untuk mancing sudah semakin rame dan menggaung sehingga pada saat trip ke Pulau Birah-Birah ini anggota yang ikut serta semakin banyak yang diantaranya, Saya sendiri, Amriel, Nursyain, Ali, M.Nur, Ashong, Alpian, Asrul, Jupri dan Mas Edi.

Barang-barang pancinger sudah terkumpul jadi satu di rumah Amriel dan pagi sekitar Jam 8 akan dijemput Ashong yang ditemani temannya menggunakan mobil pick up menjemput dan mengantar barang ke pelabuhan Tanjung Limau langsung ditata di Kapal, ternyata lumayan heboh barangnya dan masing-masing pancinger bawa Box jadi lumayan banyak barang belum lagi piranti mancing dan accesoriesnya.

Tampak Disamping kanan adalah Photo bersama saat kami akan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Limau Kota Bontang.

Semua Persiapan dan barang sudah diatur dan dapat ditampung didalam kapal, yang sedikit rumit kami harus stok batu es lumayan banyak untuk menyimpan umpan dan ikan jika nanti kami mendapatkan ikan pancingan, ahirnya setelah membeli dari beberapa toko kami dapat mengumpulkan sekitar 100 batu es ukuran plastik gula yang 1 kg.


Sementara Umpan yang kami siapkan adalah ikan tongkol, ikan cumi, ikan tembang sarden, ikan kembung dan ikan biji nangka.

Hal yang penting lainnya adalah tentang air bersih untuk masak dan air minum yang harus cukup untuk keperluan 3 hari selama kami trip di Pulau Birah-Birah, untuk perbekalan makanan kami seperti biasa membawa perlengkapan masak serta makanan sejuta ummat yaitu Indomie serta snack, yang menarik adalah Asrul bawa Sambal Gami khas Bontang kuala dan Ashong membawa Sambal Cobek asli rumahan, mantab nih Yummy dengan ikan goreng ato bakar nanti di kapal.


Ahirnya setelah kami anggota KPI Fishing Club selesai melakukan sholat Jumat di Masjid Pelabuhan Tanjung Limau, lalu kami berkumpul di kapal setalah semua siap maka kapal dengan pelan dan bertahap semakin cepat meninggalkan  pelabuhan Tanjung Limau, semakin meninggalkan area pelabuhan kapal menambah kecepatan dikarenakan ada 3 Mesin yang disiapkan untuk menempuh perjalanan ke Pulau Birah-Birah yang lumayan jauh 5-6 jam perjalanan. nampak suasana dikapal dalam perjalanan seperti photo dibawah ini.

Ini Kapal sudah siap melaut
Sepanjang perjalanan di Atas kapal Para Pancinger KPI Fishing Club memiliki tingkah polah yang beragam, ada yang mulai ganti baju kebesaran sampai ada yang buka baju, adapula yang ambil jatah rangsum makan siang dan bersantab, kemudian ada juga yang sibuk beres-beres piranti mancing, ngatur kembali Box-box pendingin dan tas perlengkapan untuk bersiap ambil posisi terbaik untuk rebah badan, adapula yang rajin photo-photo untuk dokumentasi perjalanan.

Persiapan tambah dopping perjalanan jauh


Beberapa yang punya hobby domino mengisi waktu dalam perjalanan buka lapak dengan hukuman yang kalah membagi kartu dan jongkok,
suasana di kapal meriah dan penuh semangat 45 untuk saling mempersiapkan untuk hasil mancing yang terbaik sesampainya di Pulau Birah-Birah nanti. namun sampai diwaktu 3 Jam perjalanan semua pancinger sudah mulai kelelahan aktifitas dan pada cari posisi untuk tidur siang.



Mulai aktif lapak domino


Pembukaan Lapak Domino mengobati kejenuhan dalam perjalanan, nampak permainan dibarengi canda tawa dan gurauan para pemain dan saling berharap menang agar terhindar hukuman jongkok.



Mulai ada yang dibuat jongkok

Kapal melaju Amriel pose di samping Ashong

Semua sudah pake earplug peredam bising, Lapak domino lanjut
Suasana kapal yang sudah penuh barang dan panas masih menyengat sehingga memaksa masing-masing tidur dalam posisi seadanya sambil menahan panas dan sengatan mentari sementara Lapak domino terus berlanjut dan pemain silih berganti.







Bagi yang sudah tidak kuat lagi menahan kelelahan dan kantuk ahirnya menutup muka dan tidur dalam posisi yang seadanya saja, ini dimulai oleh ashong, maaf ya saya duluan start...hehehe...Lanjut mas.











Bagi dominoers Panas dan sengatan matahari tidak jadi masalah lapak tetap jalan sampai bosan dengan sendirinya dan diserang kantuk yang tak tertahankan.






Persiapan Piranti dan makan siang





Bagi yang belum sempat membuat anakan dan setel Piranti menyempatkan memeriksa persiapan ahir sebelum tiba karena tiba dilokasi kita akan langsung relly mancing sampai Jam makan selanjutnya.

Semua mata menatap arah tujuan, Pulau Birah-Birah Kami Datang
Beragam kesibukan di kapal dalam perjalanan

Photo session buat dokumentasi
Ahirnya semua terbantai tidur ngambil modal karena masih 3 Jam sampai tujuan


Adapula yang masih menduga kira-kira kapan sampainya di Pulau Birah-Birah, kok lama sekali nih, wah kalo dirumah liburan gini enaknya nonton TV ama keluarga.... hehehe siapa suruh berangkat mancing mas.....










Untuk yangsudah biasa dengan cuaca dan suasana laut malah buka baju menantang panas.....ati-ati mas nanti celleng kata Ashong.










Kegiatan photo session tetap lanjut biar ada dokumentasi yang bisa dishare di Blog.











Ahirnya semua ambil posisi tidur siang dan mempersiapkan stamina untuk menghadapi tantangan ikan-ikan di Pulau Birah-Birah nanti.









Tepat sesaat lagi Bulan akan terbit kamipun tiba di Spot yang dituju, namun pada saat kami melabuh Jangkar ombak dan angin tidak bisa kompromi dan menghantam bagian samping kapal, kurang lebih 1 Jam kami semua diombang ambing ombak dan seluruh pancinger tidak ada yang kuat menahan hantaman dan mulai pusing, kecuali kapten kami Haji Ismail dan assistennya, untuk itu agar semua bisa sehat lagi kami mengusulkan menepi dulu dekat pulau Birah-Birah untuk rehat.

Setelah semua pancinger mulai kembali sehat maka kami pun kembali ke Spot mancing kemudian turun dan angkat jangkar beberapa kali hingga kami menemukan bebearapa spot potensial dimana hasil ikan yang kami dapatkan berbagai macam spesies yang diantaranya. Hiu Karang, ikan Kakatua/Pogo, Black GT, Kurisi, ekor kuning, Kakap merah, Kakap Raja, Kakap batu, ikan Bunga Waru, ikan guntur, Ikan aneh, mirip ikan terbang (menurut kapten berbisa jadi kita rilies), Black Groupe/Kerapu hitam, kerapu tikus, kerapu sunu, lencang/Lausu, kakap putih.

Ada lawakan kita selama mancing dimana setiap yang strike pasti ditimpali joke dan sesumbar dari Ashong....paling ekor kooneng lagi...kooneng lagi hehehe karena ikan ini paling banyak kita dapat, namun alhamdulillah semua tehnik menghasilkan ikan kecuali popper yang mungkin belum pada tempatnya, bahkan ketika muncul ikan tengiri mosnter mendekati kapal 2 ekor tidak satupun tertarik dengan umpan popper kita, yang membuat kita dongkol setengah mati ketika kita-kita masih berusaha merayu tengiri agar mau menyambar ternyata tanpa tedeng aling-aling Jupri juga lempar pancing bolang (Handline nya) namun karena pemberatnya pake jumbo jadi dah ikan tengiri terbirit-birit lari dan menyelam menjauh karena dikira ada bom atom, haa ha ha ha ahirnya Jupri sukses membuat sensasi biking pancinger lain merengut.

Mancing di Pulau Birah-Birah ini lumayan panjang 3 hari 2 Malam dan kami berhasil menjadi Celleng semua terbakar sengatan matahari serta panas yang tidak berhenti menyengat kami, bahkan saat kami pulang kerumah masing-masing para istri heran dan takjub karena suami-suami mereka sukses Celleng, hitam dan terbakar mukanya menjadi merah semua ha ha ha ha resiko jadi nelayan. hingga ahirnya kami semua mendapat kepuasan dan hasil mancing yang luar biasa, banyak ikan jumbo yang kami dapat, banyak PE yang putus dan banyak juga nyumbang pemberat jika nyangkut dikarang, beberapa photo hasilnya bisa cek dibawah ini.


Saat kami tiba di Pulau Birah-Birah Bulan sudah terbit seperti ini

Mas Edi Buka Strike dengan ikan Guntur

Saya berhasil strike Kerapu Sunu

Nursyain Strike ikan Lencang/Lausu

Ini Ikan aneh yang kita tidak tahu namanya, Kata Kapten berbisa jadi Saya rilies

Nursain strike GT jumbo

Gaya Pancinger KPI Fishing Club

Nursyain Strike Kurisi Jumbo

Jupri dengan Ikan Kakatua/Pogo

M.Nur strike Kerapu hitam

Alpian Strike Kerapu hitam

Ali Strike Kerapu Tikus

Gaya Ashong Cari strike Ekooor Koooneng hehehe

Lagi nyuling air Minum karena Aqua Botol ludes, Dehidrasi


Nursyain Strike Kakap Putih
Nursyain dengan Giant Grouper / Kerapu Jumbo


Asrul Combo Kakap Merah

Ali dengan Kerapu Sunu

Ashong dengan Kerapu Sunu

Jupri dengan Combo Kerapu sunu dan Kurisi
 
M.Nur denganhasil GT

Saya berhasil Jigging dengan hasil GT

Ashong dengan GT

Jupri ahirnya dapat Kakap Raja Jumbo, semakin Gaya saja nih


Senyum keberhasilan dengan Kakap Raja
Ahirnya Berhasil dapat Kakap Raja Nih amriel
Ali dengan strike Kurisi

Alpian dengan Kakap Merah






Ini Ketika sudah Tiba di Pelabuhan Tanjung Limau Kota Bontang, semua Sukses jadi Ceeellleeeng


Wajah penuh kepuasan dengan Hasil Trip Pulau Birah-Birah.

Dalam Trip kita ini sebenarnya kita punya dokumentasi berupa Video yang digarap oleh Amriel pada saat teman-teman kita strike dan pada saat santai, namun karena sesuatu dan lain hal yang bisa diselamatkan hanya tinggal satu file Video saya pada saat berhasil Jigging dengan hasil Black GT yg akan diupload kemudian.




Salam Strike dan Salam Ekor Koneng.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar